Center For Indigenous Psychology (Pusat Pengembangan Psikologi Islam) diasuh oleh: Prof. DR Achmad Mubarok MA, Guru Besar Psikologi Islam UI, UIN Jakarta, UIA

Tuesday, August 01, 2006

Problem Kehidupan Keluarga & Konseling Perkawinan
at 9:32 PM 
Problem di seputar perkawinan atau kehidupan berkeluarga biasanya berada di sekitar:
a. Kesulitan memilih jodoh/kesulitan mengambil keputusan siapa calon suami/isteri.
b. Ekonomi keluarga yang kurang tercukupi.
c. Perbedaan watak, temperamen dan perbedaan kepribadian yang terlalu tajam antara suami/isteri.
d. Ketidak puasan dalam hubungan seksual.
e. Kejenuhan rutinitas.
f. Hubungan antar keluarga besar yang kurang baik.
g. Ada orang ketiga, atau yang sekarang populer dengan istilah WIL (wanita idaman lain) dan PIL (Pria Idaman Lain).
h. Masalah Harta dan warisan
i. Menurunnya perhatian dari kedua belah pihak suami isteri.
j. Dominasi dan interfensi orang tua/ mertua
k. Kesalah pahaman antara kedua belah pihak
l. Poligami
m. Perceraian.

2. Konseling Perkawinan

Dari berbagai problem kerumahtanggaan seperti tersebut diatas, maka konseling perkawinan menjadi relevan, yakni membantu agar client dapat menjalani kehidupan berumah tangga secara benar, bahagia dan mampu mengatasi problem-problem yang timbul dalam kehidupan perkawinan. Oleh karena itu maka konseling perkawinan pada prinsipnya berisi dorongan untuk menghayati atau menghayati kembali prinsip-prinsip dasar, hikmah, tujuan dan tuntunan hidup berumah tangga menurut ajaran Islam. Konseling diberikan agar suami/istri menyadari kembali posisi masing-masing dalam keluarga dan mendorong mereka untuk melakukan sesuatu yang terbaik bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarganya.

Jika memperhatikan kasus perkasus maka konseling perkawinan diberikan dengan tujuan:
a. Membantu pasangan perkawinan itu mencegah terjadinya/meletus problema yang mengganggu kehidupan perkawinan mereka.
b. Pada pasangan yang sedang dilanda kemelut rumah tangga, Konseling diberikan dengan maksud agar mereka bisa mengatasi sendiri problema yang sedang dihadapi.
c. Pada pasangan yang berada dalam tahap rehabilitasi, konseling diberikan agar mereka dapat memelihara kondisi yang sudah baik menjadi lebih baik.
posted by : Mubarok institute
My Photo
Name:

Prof. Dr. Achmad Mubarok MA achmad.mubarok@yahoo.com

Only Articles In
Photos of Activities
Best Seller Books by Prof. DR Achmad Mubarok MA
Join Mubarok Institute’s Mailing List
Blog Development By
Consultation


Shoutbox


Mubarok Institute Weblog System
Designed by Kriswantoro
Powered by Blogger