Center For Indigenous Psychology (Pusat Pengembangan Psikologi Islam) diasuh oleh: Prof. DR Achmad Mubarok MA, Guru Besar Psikologi Islam UI, UIN Jakarta, UIA

Wednesday, January 24, 2007

Hidup Di Alam Kematian
at 10:23 PM 
Terjemahan bahasa Inggris akhirat adalah life after death, hidup sesudah mati. Sekilas judul bab diatas cukup membingungkan, karena hidup dan mati itu adalah dua hal yang tidak mungkin menyatu.Kalimat hidup di alam kematian memaksa kita mengkaji kembali makna mati dan makna hidup. Ada tiga pertanyaan abadi yang selalu muncul dalam sejarah kemanusiaan, yaitu (1) manusia datang dari mana, (2) setelah mati kemana, dan (3) untuk apa manusia hidup di dunia.. Al Qur’an menjawab bahwa kita itu milik Allah dan akan kembali kepada Allah, inna lillahi wa inna ilaihi raji`un. Pertanyaan yang timbul kemudian adalah apanya yang kembali, dan bagaimana nanti di sisi Nya. Orang Mesir Kuno meyakini bahwa Fir’aun itu tidak mati, tetapi pindah ke alam akhirat. Oleh karena itu jasadnya diawetkan, dan ketika di tempatkan di dalam pyramide kepadanya disertakan alat rumah tangga, kendaraan, perhiasan dengan anggapan bahwa benda-benda itu dibutuhkan di alam sana.

Perspektif al Qur’an mengajarkan bahwa akhiratlah kehidupan yang sebenarnya (wa inna al akhirata lahiya al hayawan). Implikasi dari pandangan itu ialah bahwa hidup di dunia justeru bukan yang sebenarnya, sehingga di sebut dunia yang fana. Hal ini juga membawa implikasi pada pemahaman tentang sesuatu yang kongkrit dan tidak kongkrit. Ilmu pengetahuan mengajarkan bahwa sesuatu yang dapat dibuktikan sebagai ada adalah kongkrit, sementara yang tidak bisa dibuktikan itu tidak kongkrit. Perspektip tasauf sebaliknya, menganggap yang spiritual itulah yang kongkrit, sedang yang materi itu tidak kongkrit.

Kematian, meski pasti terjadi, tetapi apa itu mati tidak pernah disepakati. Kecerdasan spiritual perspektip tasauf justeru memberi peluang untuk memperoleh experient spiritual berkelana ke alam kematian yang konkrit. Percayakah anda ?
posted by : Mubarok institute

Anonymous Anonymous said.. :

kalau memang Akhirat it kehidupan yg sebenarnya, ngapain juga Allah nurunin Rasul, dan rasul juga bela-belain menegakkan Madinatul Munawarah. thq


John Bandemp

7:16 AM  

Post a Comment

Home

My Photo
Name:

Prof. Dr. Achmad Mubarok MA achmad.mubarok@yahoo.com

Only Articles In
Photos of Activities
Best Seller Books by Prof. DR Achmad Mubarok MA
Join Mubarok Institute’s Mailing List
Blog Development By
Consultation


Shoutbox


Mubarok Institute Weblog System
Designed by Kriswantoro
Powered by Blogger