Center For Indigenous Psychology (Pusat Pengembangan Psikologi Islam) diasuh oleh: Prof. DR Achmad Mubarok MA, Guru Besar Psikologi Islam UI, UIN Jakarta, UIA

Monday, December 01, 2008

Nabi Garis Keras
at 1:50 AM 
Surat al Fatihah yang setiap hari berkali-kali kita baca ada ayat yang berbunyi ihdinas shirath al mustaqim; yang artinya ya Allah tunjukkanlah kepada kami jalan yang lurus. Apa itu jalan lurus atau shirat al mustaqim? ayat itu ditafsirkan oleh ayat berikutnya’ yakni; jalan lurus itu ialah “jalan” yang pernah dirintis dan dicontohkan oleh orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, bukan jalan dari orang yang dimurkai dan bukan jalan dari orang yang sesat. Lalu siapakah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah itu (alladzina an`amta `alaihim)? ayat itu ditafsir oleh surat an Nisa ayat 69, alladzina an`amallohu `alaihim minan nabiyyin was syuhada was shalihin. Orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah adalah para nabi, syuhada dan orang-orang salih. Jadi shirathal mustaqim adalah jalan hidup konsisten yang telah dicontohkan oleh para Nabi, para syuhada dan para orang-orang saleh.

Pertanyaan berikutnya, Nabi siapa yang harus kita ikuti sementara tipologi para nabi juga berbeda-beda? Manusia memiliki tabiat, temperamen dan kecenderungan yang berbeda-beda. Ragamnya tipologi para nabi justeru merupakan rahmat Allah, karena setiap orang bisa memilih rujukan idolanya. Nabi Nuh misalnya adalah tipologi kepribadian yang keras dan ektrim. Dikisahkan dalam al Qur’an surah Nuh bagaimana Nabi Nuh melapor kepada Allah tentang berbagai cara yang telah dilakukan untuk mengajak bangsanya ke jalan yang benar, tetapi selalu direspon secara negatif oleh bangsanya.

Nabi Nuh melapor bahwa bangsanya lebih memilih jalan dari orang-orang yang semua assetnya hanya men¬datangkan kerugian (Q/71:21). Meskipun Nuh itu seorang Nabi, tetapi setelah berusaha ratusan tahun, iapun memiliki batas kesabaran. Nabi Nuh hopless terhadap bangsanya. Ia sampai pada kesimpulan bahwa tidak ada gunanya lagi mempertahankan eksistensi bangsanya yang tidak mau menengok jalan yang benar, karena mereka fanatik kepada jalan tradisionil mereka yang jelas-jelas sesat. Di akhir pengaduannya, Nabi Nuh mengusulkan agar bangsa¬nya yang kafir dimusnahkan saja; Rabbi la tadzar ‘alal ardhi minal kafirina dayyara, ya Tuhan, jangan Engkau biarkan seorangpun dari orang-orang kafir itu tinggal diatas bumi (Q/71:26), karena mereka dan anak-anak mereka nantipun (berdasar pengalaman beliau) sudah tidak bisa diharap lagi (Q/71:27).

Nabi Nuh mengakhiri laporannya dengan memohonkan ampun bagi dirinya, kedua orang tuanya dan sedikit orang yang mematuhinya, sambil terakhir kali tetap mohon agar orang-orang zalim itu tidak usah diberi peluang lagi (Q/71:28). Begitulah sikap keras Nabi Nuh setelah membutktikan kesabaran usaha sepanjang umurnya.
Jika di seberang sana ada Nabi garis keras, di ujung yang lain ada tipologi Nabi yang sebaliknya, lembut dan pemaaf. Dialah Nabi Ibrahim, bapaknya para nabi. Ketika Nabi Ibrahim melapor kepada Tuhan tentang tugas-tugas yang telah dijalankannya, beliau berkata; faman tabi‘ani fa innahu minni, waman ‘ashani fa innaka ghafurun rahim. Ya Tuhan; sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan banyak orang, maka barang siapa yang mengikuti aku maka ia termasuk golonganku, adapun orang yang menen¬tangku, maka (solusinya kami serahkan kepada Mu, karena) sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Penyayang (Q/14:36).

Dua tipologi yang berseberangan ini ternyata menurun kepada generasi sahabat Nabi Muhammad S.a.w., yaitu Umar bin Khattab dan Abu Bakar Siddik. Dikisahkan dalam sebuah hadis; Rasul meminta masukan kepada para sahabat tentang solusi atas tawanan perang. Ada situasi dilematis ketika itu. Di satu sisi, tawanan perang wajib dijamin makan (hak azazinya), di sisi lain, jangankan untuk menjamin makan tawanan yang jumlahnya banyak, untuk makan para prajurit Islampun persediaan makan tak mencukupi. Merespon sikap demokratis Nabi itu, Abu Bakar Siddik mengajukan pendapatnya. Agar kita terbebas dari beban kewajiban memberi makan ke¬pada tawanan perang, maka saya usul bebaskan saja semuanya.

Umar bin Khattab yang dikenal keras dan kritisnya, mengajukan pendapat yang sangat berbeda. Kata Umar; jika tawanan dibebaskan, maka hal itu akan membahayakan posisi kita, karena kita tidak bisa menjamin mereka tidak kembali menyerang kita. Agar kita terbebas dari ancaman mereka, dan bebas juga dari kewajiban memberi makan, saya usul disembelih saja semuanya. Nabi tersenyum melihat dua tipologi sahabatnya yang sangat berbeda, dan Nabi mnyatakan bahwa Abu Bakar memiliki hati yang sangat lembut melebihi lembutnya susu (alyanu minal laban), seperti hatinya Nabi Ibrahim, dan menyebut Umar memiliki kekerasan hati seperti kerasnya batu (asyaddu minal hajar), seperti hatinya Nabi Nuh. Mengapa? karena Rasul melihat bahwa dibalik kelembutan dan kekerasan hati dua orang itu ada kesamaan, yaitu mencintai Allah dan Rasulnya, bukan fanatik buta.

Pemecahan yang dilakukan oleh Rasul ternyata tidak menggu¬nakan dua pendapat itu, tetapi sebagaimana yang tersebut dalam sejarah, tawanan yang kaya harus menebus dengan harta, yang pandai menebus dengan mengajarkan tulis baca, dan tawanan yang miskin diberi ongkos pulang. Sikap ekstrim yang dilandasi oleh cinta kepada kebenaran akan dapat mengubah sikap terhadap masalah. Abu Bakar ternyata kemudian dalam mensikapi rencana ekpedisi militer yang dipimpin oleh Usamah bin Zaid, (setelah Nabi wafat) bersikap lebih keras dibanding Umar bin Khattab.

Yang harus diwaspadai dalam bersikap adalah motivasi. Terkadang seseorang atau sekelompok orang bersikap keras dengan argumen agama, tetapi ternyata di dalam hatinya lebih banyak interest yang tidak ada hubungannya dengan agama. Itulah ‘ashabiyyah (fanatik) yang menyesatkan. Syaitan memang pandai menyulap, apa yang sesat tetapi justeru terasa indah di dalam hati, idz zayyana lahum assyaitan ‘’a‘malahum (Q/8:48). Jarak antara kebenaran dan kesesatan dalam sikap fanatik memang sangat tipis. Kisah atsar dari literatur Syi’ah antara lain menyebutkan; suatu saat Ali bin Abi Thalib sedang dalam peperangan. Ali berhasil menjatuhkan lawan dan tinggal menusuk¬kan pedangnya, tetapi tiba-tiba musuhnya meludahi wajah Ali dengan dahak yang sangat banyak. Ali marah, dan justeru karena ia merasa sedang marah maka Ali kemudian menarik pedangnya menyuruh musuhnya pergi dari hadapannya, sambil berkata engkau bukan tandinganku. Mengapa Ali tidak me¬nusukkan pedangnya? Karena jika Ali membunuh dalam keadaan marah, maka itu bukan jihad, tetapi mengikuti hawa nafsu syaitan, karena marah adalah kendaraan syaitan. A‘udzu billahi min as syaithan ar rajim, Wallohu a‘lam.
posted by : Mubarok institute

Blogger ... said.. :

Menarik sekali tulisan ini, Pak Mubarok.

terus-terusan isi blognya ya Pak. nambah pengetahuan saya.

terima kasih, Pak.

wassalamualaikum.
Bahril H.

3:44 AM  
Blogger chenlina said.. :

chenlina20150603
polo ralph lauren
coach outlet online
tory burch outlet
timberlands
jordan shoes
prada
imitation watches
ray ban sunglass
cheap oakleys
coach factory
michael kors outlet
cheap nfl jerseys
toms shoes
gucci outlet
ray ban glasses
hollister kids
fitflops clearance
michael kors outlet online
new lebron james shoes
abercrombie & fitch new york
louis vuitton outlet
michael kors
kevin durant basketball shoes
air jordan retro
oakley sunglasses
christian louboutin sale
louis vuitton
hollister clothing store
ray bans
tory burch handbags
oakley sunglasses
louis vuitton handbags
true religion sale
kate spade bags
hollister clothing store
polo outlet
jordan retro 4
beats by dr dre
kobe bryant shoes
abercrombie
as

5:57 PM  
Blogger chenlina said.. :

chenlina20151212
jordan 11
supra shoes
abercrombie & fitch
hollister co
ugg outlet
louis vuitton handbags
ray ban sunglasses
air force 1
jordan retro 11
michaek kors outlet
louis vuitton outlet
louis vuitton outlet
the north face outlet
oakley sunglasses cheap
jordan concords
adidas originals
mulberry handbags
beats by dre
ugg boots outlet
michael kors handbags
ugg slippers
uggs sale
jordan retro
cheap oakley sunglasses
michael kors outlet
coach factory outlet
uggs boots
ray ban sunglasses
coach outlet store online
chanel bags
ralph lauren uk
canada goose jackets
ugg boots
coach outlet
tiffany and co
ugg boots on sale
coach outlet online
canada goose outlet online
lebron shoes
coach outlet store
as

6:05 PM  
Blogger Zheng junxai5 said.. :

zhengjx20160530
kate spade handbags
gucci belts
rolex watches
adidas superstar shoes
michael kors outlet clearance
nike air force 1 white
true religion outlet
louis vuitton outlet stores
retro 11
michael kors outlet
ray ban sunglasses
christian louboutin sale
jordan retro 8
kobe 8
nike uk
adidas originals
michael kors bags
ralph lauren
adidas running shoes
louis vuitton outlet online
jordan 3s
coach outlet store online clearances
nike store uk
nike free uk
jordan retro 4
abercrombie and fitch
adidas originals store
replica watches
michael kors outlet clearance
concords 11
marc jacobs outlet
ray ban sunglasses outlet
hollister clothing
supra footwear
toms shoes
louis vuitton handbags
lebron james shoes 13
michael kors bags
cheap ray ban sunglasses
michael kors outlet clearance

12:09 AM  
Blogger 柯云 said.. :

2016-07-12keyun
tory burch outlet
cheap jerseys
nike roshe shoes
air force 1 trainers
air max 95
air max 95
cheap toms shoes
christian louboutin outlet
rolex watches
coach factory outlet online
fitflop shoes
oakley sunglasses
ray bans
michael kors purses
ghd flat iron
nike store uk
lebron 11
ghd hair straighteners
kd 8
gucci handbags
louboutin shoes
louis vuitton outlet online
louis vuitton purses
toms wedges
louis vuitton outlet stores
kids lebron shoes
hollister jeans
ray ban sunglasses
air jordan homme
cheap air jordans
toms shoes
christian louboutin outlet
michael kors outlet online
rolex watches
true religion outlet
coach outlet clearance
coach factory outlet
christian louboutin sale
coach outlet canada

6:27 PM  

Post a Comment

Home

My Photo
Name:

Prof. Dr. Achmad Mubarok MA achmad.mubarok@yahoo.com

Only Articles In
Photos of Activities
Best Seller Books by Prof. DR Achmad Mubarok MA
Join Mubarok Institute’s Mailing List
Blog Development By
Consultation


Shoutbox


Mubarok Institute Weblog System
Designed by Kriswantoro
Powered by Blogger