Center For Indigenous Psychology (Pusat Pengembangan Psikologi Islam) diasuh oleh: Prof. DR Achmad Mubarok MA, Guru Besar Psikologi Islam UI, UIN Jakarta, UIA

Monday, May 09, 2011

Ciri-ciri Bangsa Maju
at 1:32 AM 
Kekayaan alam suatu bangsa tidak serta merta menjadikan bangsa itu maju, sebagaimana juga Negara yang tidak memiliki sumber daya alam tidak serta merta terhalang untuk menjadi bangsa maju. Kemajuan suatu bangsa tidak ditentukan oleh kekayaan alamnya, tetapi oleh kecerdasan dan keuletan manusianya. Jepang yang tidak memiliki kekayaan alam bisa menjadi Negara maju menyaingi Amerika yang dulu meluluh lantakannya dengan bom atom.

Kita bangsa Indonesia yang sangat kaya dengan sumber daya alam ternyata tertinggal oleh Jepang, karena manusianya belum memiliki karakter Negara maju. Ada Negara maju tetapi tidak bermartabat, sebaliknya ada Negara yang tidak masuk kategori Negara Maju atau Negara kaya tetapi bermartabat.

Ciri-ciri bangsa yang maju adalah :
1. Memiliki kebanggaan terhadap bangsanya, tidak merendahkna bangsa sendiri, right or wrong my country
2. Memiliki etos kerja yang diwujudkan dalam sistem sehingga hanya orang yang bekerja keraslah yang mempunyai peluang untuk mencapai kesejahteraan tinggi.
3. Memiliki keseimbangan antara mengadopsi nilai-nilai universal dengan pemeliharaan nilai-nilai kearifan lokal sebagai jati diri kebangsaan.
4. Memiliki program pendidikan sebagai sistem peningkatan kualitas sumber daya manusia.
5. Membudayakan fanatisme nasional meski tetap berkomitmen kepada problem global.
6. Memiliki sistem kepemimpinan nasional yang kuat sehingga menjamin berjalannya konstitusi.

Dengan 6 ciri tersebut diatas, suatu bangsa bisa membangun kemandirian. Kemandirian suatu bangsa dapat dilihat pada indikator-indokator :

1. Mampu mengelola sumber daya alam yang dimiliki. Jika sumber daya alam dikelola oleh Negara Asing, maka mereka yang lebih memperoleh manfaat, sementara pemiliknya hanya menampung limbah.
2. Mampu menyediakan sendiri kebutuhan dasar (terutama pangan) bagi rakyatnya. Ketahanan pangan akan dapat menghindarkan bangsa dari dampak krisis global, sebaliknya ketergantungan pangan kepada Negara asing akan melemahkan ketahanan masyarakat dari godaan anarkisme.
3. Tidak memiliki ketergantungan absolut kepada Negara lain. Ketergantungan absolut kepada Negara lain akan membuat bangsa itu mudah didikte oleh Negara lain. Sedangkan saling ketergantungan antar Negara tidak bisa dihindarkan, sepanjang tidak absolut.
4. Tidak terjerat hutang LN melebihi batas kemampuan.
5. Tidak bisa didikte oleh Negara lain.
6. Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), terutama yang diperlukan dalam pengelolaan sumber daya alam.
posted by : Mubarok institute
My Photo
Name:

Prof. Dr. Achmad Mubarok MA achmad.mubarok@yahoo.com

Only Articles In
Photos of Activities
Best Seller Books by Prof. DR Achmad Mubarok MA
Join Mubarok Institute’s Mailing List
Blog Development By
Consultation


Shoutbox


Mubarok Institute Weblog System
Designed by Kriswantoro
Powered by Blogger